Jalur-jalur Yoga


Sebagaimana terdapat beragam filosofi dan interpretasi kitab suci dalam agama-agama dunia, berbagai filosofi juga terbentuk dalam dunia yoga. Oleh karena itu, ilmu yoga yang hidup telah diorganisir ke dalam berbagai jalur atau pendekatan selama berabad-abad. Tidak mengherankan bahwa manusia, dengan begitu beragamnya pemikiran dan perasaan, akan menemukan begitu banyak jalan menuju perkembangan spiritual mereka di ranah yoga. Namun, seperti banyak jalur berbeda menuju puncak gunung yang sama, semua jalur mengarah pada tujuan yang sama. Banyak orang menemukan bahwa, seiring mereka menjalani kehidupan, lebih dari satu jalur memenuhi kebutuhan spiritual mereka. Jalur yoga terbaik untuk Anda hanyalah jalur yang paling menarik hati Anda.

Ada sejumlah jalur yoga yang diakui, enam di antaranya telah mendapatkan tempat penting dalam budaya Hindu di India yaitu : Bhakti, Jnana, Karma, Raja, Mantra, dan Hatha.

Bhakti Yoga adalah yoga pengabdian. Ini menekankan pembukaan hati terhadap cinta ilahi, penyatuan antara pencinta (sang yogi) dan yang dicintai (sang ilahi). Cinta bakti ini sering diterjemahkan ke dalam lagu atau lantunan, dengan pengulangan nama-nama yang penuh kegembiraan dalam pertemuan yang disebut kirtan. Salah satu seniman kirtan terpopuler di Amerika Serikat saat ini adalah Krishna Das, seorang praktisi bhakti yoga.

Jnana Yoga adalah yoga kebijaksanaan. Jnana berarti "pengetahuan." Ini adalah jalan realisasi diri melalui latihan membedakan yang nyata dari yang tidak nyata atau ilusi. Ini adalah praktik membedakan antara produk alam dan Diri transendental, hingga Diri sejati terwujud pada momen pembebasan. Ini adalah jalan nondualistik (Advaita Vedanta) yang ketat yang mengharuskan pencari untuk memisahkan yang nyata dari yang tidak nyata, Diri dari yang bukan-Diri. Karena pikiran dianggap bagian dari yang tidak nyata, seseorang harus menggunakan pikiran untuk mengakali pikiran. Teknik utama dari jalur ini adalah meditasi dan kontemplasi.

Karma Yoga adalah yoga tindakan tanpa pamrih. Karma berarti "tindakan." Karma yogi membuat semua tindakan sebagai persembahan kepada Tuhan, tanpa memikirkan keuntungan pribadi. Melalui melayani orang lain, seseorang melayani Tuhan tanpa pamrih. Bunda Theresa dan Mahatma Gandhi adalah contoh praktisi karma yoga.

Raja Yoga adalah yoga "kerajaan". Raj berarti "raja," dan raja yoga berusaha untuk mengungkapkan raja di dalam diri kita masing-masing yang biasanya tersembunyi oleh tindakan kita sehari-hari dan disembunyikan oleh kerja pikiran. Raja Yoga adalah jalur yoga Klasik yang paling sering dikaitkan dengan Ashtanga, jalur delapan cabang Patanjali. Bagi raja yogi, Sutra berfungsi sebagai panduan instruksi untuk pengalaman realitas seseorang.

Mantra Yoga adalah yoga suara. Kata mantra berasal dari akar kata man, "berpikir" dan akhiran tra, "menyarankan instrumentalitas." Jadi, mantra adalah pikiran atau niat yang diungkapkan sebagai suara. Mantra adalah ucapan atau suara suci yang sarat dengan kekuatan psikospiritual. Para yogi menggunakan mantra untuk mencapai kondisi meditasi yang mendalam dan untuk memunculkan kondisi kesadaran tertentu, dan mereka percaya bahwa mantra yang mengekspresikan aspek tertentu dari keilahian akan membantu membangkitkan aspek kesadaran mereka sendiri. Misalnya, mantra untuk Ganesha, sang penghapus rintangan, digunakan untuk membantu membangkitkan bagian dari kepribadian kita yang dapat mengatasi rintangan dalam hidup kita. Mantra yang paling dikenal dan penting adalah suara OM. 

Hatha Yoga disebut yoga yang kuat dan telah didefinisikan di bagian sebelumnya. Ada banyak aliran Hatha Yoga, masing-masing berakar pada salah satu tradisi filosofis utama yang disebutkan sebelumnya (Klasik, Advaita Vedanta, atau Tantra). Banyak gaya Hatha Yoga telah menjadi populer di Barat, mulai dari terapi penyembuhan hingga aliran atletik yang kuat. Beberapa aliran bekerja dengan penyelarasan fisik yang detail sementara yang lain hanya berfokus pada pengalaman batin. Anda dapat berlatih yoga di ruangan ber-AC yang nyaman atau pada suhu di atas 100 derajat Fahrenheit (38+ÂșC). Variasinya sangat beragam, dan Anda pasti akan menemukan gaya yang sesuai dengan Anda. 


resource : Hatha Yoga Ilustrated by Martin Kirk, Brooke Boon, and Daniel DiTuro

Comments