Apa Itu Yoga?

Yoga adalah pencarian manusia untuk mengingat sifat sejati kita, jati diri kita yang terdalam. Sejak awal waktu yang tercatat, manusia telah berusaha untuk melampaui kondisi manusia, untuk melampaui kesadaran biasa. Pertanyaan dasar seperti Siapakah Aku? dan Mengapa Aku di sini? telah mendorong pencarian spiritual umat manusia selama ribuan tahun. Di dalam hati setiap manusia terdapat kerinduan yang dalam untuk terhubung dengan sesuatu yang lebih besar dari diri sendiri, untuk menemukan rasa memiliki dan makna hidup. Inti dari kerinduan ini adalah keinginan dasar manusia untuk kebahagiaan yang melampaui budaya dan waktu. Setiap manusia ingin menemukan kebahagiaan.

Pencarian kebahagiaan ini bukanlah sekadar usaha untuk memperoleh sesuatu yang ada di luar diri kita, melainkan keinginan bawaan untuk mengingat sesuatu yang merupakan bagian dari sifat dasar kita. Pertama dan terutama, yoga adalah tentang mengingat diri kita sendiri, tujuan terdalam kita untuk hidup. Perjalanan yoga adalah perjalanan batin menuju hakikat keberadaan kita. Pesan yoga adalah bahwa hakikat-hakikat batin itu adalah kebahagiaan. Pencarian kebahagiaan di dalam hati setiap manusia adalah pencarian hakikat sejati diri kita. 

Praktik yoga sangat terkait erat dengan budaya India yang kaya dan berkembang dari akar yang sama dengan banyak praktik spiritual lainnya. Sebagai ilmu kuno, yoga dirancang untuk memfasilitasi perjalanan batin sang pencari menuju tingkat keberadaan yang lebih tinggi. 

Meskipun seni yoga sering dikaitkan dengan agama Hindu, yoga bukanlah agama. Sementara agama menekankan struktur kepercayaan tentang kehidupan dan hubungan manusia dengan yang ilahi, yoga berusaha untuk mengungkapkan sifat terdalam kita sendiri melalui pengalaman langsung tentang keilahian kita. 

Seseorang tidak perlu beragama untuk mempraktikkan yoga, yoga juga tidak mengecualikan praktik keagamaan apa pun. Yang dibutuhkan untuk mempraktikkan yoga adalah keinginan untuk mempelajari lebih lanjut tentang diri Anda dan hubungan Anda dengan alam semesta. 

Kata yoga dalam bahasa Sansekerta berarti "penyatuan" atau "penggabungan" dan telah didefinisikan sebagai penyatuan pikiran dan tubuh, hati dan tindakan. 

Jenis yoga yang dikenali oleh sebagian besar orang Barat adalah serangkaian postur fisik, atau asana, yang memperkuat dan membuat tubuh lebih fleksibel. Bentuk yoga ini disebut sebagai Yoga Hatha. Namun, yoga hatha lebih dari sekadar praktik fisik. Kata hatha merupakan gabungan kata ha (matahari) dan tha (bulan) dalam bahasa Sansekerta, yang merupakan gabungan dari dua hal yang berlawanan. Kualitas yang dikaitkan dengan matahari adalah panas, maskulinitas, dan usaha, sedangkan kualitas bulan adalah kesejukan, feminitas, dan penyerahan diri. 

Yoga hatha dirancang untuk membantu kita menyatukan pasangan hal yang berlawanan dalam hati, pikiran, dan tubuh kita dengan tujuan menemukan sesuatu yang lebih dalam tentang hakikat keberadaan kita. Hal-hal yang berlawanan ini disebut sebagai batu loncatan di jalan menuju keanggunan. 

Hal-hal tersebut adalah kualitas hati seperti usaha dan penyerahan diri, keberanian dan kepuasan, ketenangan dan keceriaan. Hal-hal tersebut juga dapat berupa kualitas fisik seperti keras dan lembut, panas dan dingin, padat dan mengalir. Intinya, praktik yoga menyatukan hal-hal yang tampak berlawanan menjadi kesatuan yang harmonis—suatu tempat di tengah.  

Tempat tengah ini merupakan gerbang menuju dunia baru bagi kebanyakan dari kita. Ini adalah tempat di mana kita menemukan hal-hal baru yang menakjubkan tentang kemampuan dan kemungkinan kita dalam hidup. Ini adalah gerbang menuju hati kita sendiri. Ketika kita melangkah melalui gerbang ini, kita tidak melangkah sendirian. 

Kita menemukan di hadapan kita jejak kaki banyak orang yang telah pergi sebelumnya dan menerangi jalan. Kita menemukan diri kita dalam arus sungai besar yang telah membawa harapan dan impian banyak pencari selama berabad-abad. 

Ada kekuatan di sungai ini, yang akan membantu kita sepanjang perjalanan spiritual kita sendiri, yaitu kekuatan kasih sayang. Dan dengan melangkah melalui gerbang menuju arus itu, sang yogi melangkah maju menuju kemungkinan yang lebih besar dari kebahagiaan dan ekspresi dirinya sendiri.


resource : Hatha Yoga Ilustrated by Martin Kirk, Brooke Boon, and Daniel DiTuro

Comments